Cukup Allah yang jadi penerang di tiap malamku
Tapi dia tidak akan pernah bisa mendapatkan dariku
Apa yang aku berikan pada Dia dalam artiku
Dia yang ada dalam tiap hela nafasku
Dia yang ku sebut pertama kali dalam rapal-rapal doaku
Dia yang begitu manis menghiburku lewat tangisan sepertiga malam
Hidup di dunia hanya sementara
Tak ingin ku dengar setan mendustai kecintaanku pada Dia
Bilamana ku terpelanting dalam dosa
Dia ada menggenggam tanganku agar kembali
Bukan dia atau dia, tapi Dia
Cinta sejatiku di dua dunia, selamanya...
Pic Source: google.com |
*Husna
0 komentar:
Posting Komentar